Media Pembelajaran On-line Moodle
Maret 26, 2010 1 Komentar
huh… selama beberapa minggu ini saya disibukkan dengan media pembelajaran online (e-Learning), sampai-sampai g’ sempet posting apapun di http://www.heckerlaye.wordpress.com, bener-bener deh pokoknya. padahal rencananya cuma iseng-iseng doank mau cobain/belajar salah satu aplikasi dari CMS yang dikhususkan untuk membangun media pembelajaran online..karna penasaran sama aplikasinya, akhirnya kuputuskan untuk dicoba, tapi lama-lama kok malah muncul ide buat bikin situs media pembelajaran on-line untuk heckerlaye gitu…he..g’taunya beneran keterusan deh.
Buat rekan-rekan yang udah pake wordpress.org/joomla mungkin sudah akrap dengan CMS, nah sebelum kita ribut-ribut dengan beberapa aplikasi dari CMS itu sendiri, alangkah baiknya kita tahu dulu, apa itu CMS…???
CMS merupakan kependekan dari Content Management System pertama kali muncul sebagai jawaban atau solusi dari kebutuhan manusia akan penyediaan informasi yang sangat cepat. Masih segar dalam ingatan kita, betapa sederhananya sebuah website di era tahun 90-an. Dengan hanya mengandalkan bahasa pemograman HTML dan beberapa gambar serta informasi yang statis, sebuah perusahaan berusaha sebaik mungkin menampilkan informasi secukupnya kepada para pengunjung. Setiap kali ada perubahan informasi dalam perusahaan, pihak manajeman mau tak mau haruslah berhubungan terlebih dahulu dengan pihak Humas sebelum akhirnya semua bahan diserahkan kepada pihak webmaster. Pihak inilah yang nantinya akan mengadakan perubahan terhadap isi website. Dapat dibayangkan bila hal yang sama terjadi terus-menerus, berulang kali dan dalam kuantitas yang besar, seberapa banyak waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk memproses semuanya. Selain tidak efisien, biaya operasional yang harus dikeluarkan juga sangatlah besar. Tentu saja situasi seperti ini tidak diinginkan oleh setiap orang. Dapat dikatakan sebuah metode atau sistem yang dapat meningkatkan tingkat produktivitas dan efisiensi dalam pengembangan website sangatlah dibutuhkan. Dan salah satu solusi yang tepat untuk ini adalah dengan menerapkan Content Mangement System atau CMS.
CMS secara sederhana dapat diartikan sebagai berikut:
Sebuah sistem yang memberikan kemudahan kepada para penggunanya dalam mengelola dan mengadakan perubahan isi sebuah website dinamis tanpa sebelumnya dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis. Dengan demikian, setiap orang, penulis maupun editor, setiap saat dapat menggunakannya secara leluasa untuk membuat, menghapus atau bahkan memperbaharui isi website tanpa campur tangan langsung dari pihak webmaster. Bukankah ini suatu hal yang efisien? Karena CMS memisahkan antara isi dan desain, konsistensi tampilan dapat senantiasa dijaga dengan baik. Setiap bagian dari website dapat memiliki isi dan tampilan yang berbeda-beda, tanpa harus khawatir kehilangan identitas dari website secara keseluruhan. Oleh karena semua data disimpan dalam satu tempat, pemanfaatan kembali dari informasi yang ada untuk berbagai keperluan dapat dengan mudah dilakukan. CMS juga memberikan kefleksibelen dalam mengatur alur kerja atau ‘workflow’ dan hak akses, sehingga memperbesar kesempatan berpartisipasi dari pengguna dalam pengembangan website. Hal ini akan sangat menguntungkan bila website yang dikelola memiliki kompleksitas yang tinggi dan mengalami kemajuan yang cukup pesat.
Nah mudah-mudahan kita sepakat dengan latar belakang munculnya CMS dan pengertian APA itu CMS.. selanjutnya aplikasi/produk dari CMS,
Produk CMS yang dipasaran saat ini ada yang komerial dan ada pula yang Open Source, berikut beberapa Produk -produk CMS :
Enterprise platforms :
Stellent – Stellent Content Management Suite
Vignette – V7 Content Management Suite
Documentum – Documentum 5
FatWire – (divine) Content Server
Interwoven – TeamSite 6.0
Upper Tier :
Percussion – Rhythmyx 4.5
Microsoft – Content Management Server
FileNET – WCM (formerly eGrail)
Mediasurface – Mediasurface 4.5
Gauss – Interprise VIP
Day – Communiqué
Tridion – R5
Mid-Market :
Merant – Collage
RedDot Solutions – RedDot
IXOS – Obtree – C4
Ingeniux – Ingeniux Content Management System
PaperThin – CommonSpot Content Server
Roxen – Roxen CMS
Red Bridge Interactive – Dynabase / Engenda
Open Source :
Zope – Content Management Framework
Midgard Project – Midgard 1.4
OpenCms – OpenCms
Cofax – Cofax.CMS
OpenACS – Open Architecture Community System
Apache Project – Cocoon Framework
Bricolage – Bricolage
PostNuke – PostNuke
Mambo Open Source – Mambo Open Source
Drupal – Drupal
Xaraya – Xaraya
WebGUI – WebGUI
Plone – Plone
eZ Publish – eZ Publish
Typo3 – Typo3
Campsite – Campsite
Nah dari daftar produk-produk CMS tadi yang menarik perhatian saya untuk mencoba dari produk open source nya buat dunia pendidikan atau Course Managemen System yaitu moodle. Apa itu moodle ??
Moodle adalah sebuah nama untuk sebuah program aplikasi yang dapat merubah sebuah media pembelajaran kedalam bentuk web. Aplikasi ini memungkinkan siswa untuk masuk kedalam “ruang kelas” digital untuk mengakses materi-materi pembelajaran. Dengan menggunakan Moodle, kita dapat membuat materi pembelajaran, kuis, jurnal elektronik dan lain-lain. Moodle itu sendiri adalah singkatan dari Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment.
Moodle merupakan sebuah aplikasi Course Management System (CMS) yang gratis dapat di-download, digunakan ataupun dimodifikasi oleh siapa saja dengan lisensi secara GNU (General Public License). Anda dapat mendownload aplikasi Moodle di alamat http://www.moodle.org. yang dikembangkan oleh Martin Dougiamas. Saat ini Moodle sudah digunakan pada lebih dari 150.000 institusi di lebih dari 160 negara di dunia.
to be continue…
thanks to :
http://www.kyantonius.com




infonya menarik…
http://www.gerbangsukses.com/?id=grisse